KAPURUSA
Betharia Pranesti | Juni 07, 2022
Konsep purusa dan pradana dalam agama Hindu dan kehidupan masyarakat adat Bali bertujuan untuk mencapai keseimbangan hidup yang santhi/damai yaitu kebahagiaan lahir dan bhatin. Walaupun demikian sengketa waris masih terjadi, salah satu penyebabnya adalah adanya perbedaan didalam memaknai konsep purusa dan pradana itu sendiri, baik di kalangan masyarakat maupun dalam putusan hakim di pengadilan.
Sejarah
Masyarakat Hindu Bali menganut sistem kekeluargaan patrilineal atau kebapaan, dikenal juga oleh masyarakat Bali dengan istilah Kapurusa, jadi garis keturunan dilacak dari garis keturunan laki-laki, mempelai perempuan dilepaskan hukumnya dari keluarganya, untuk hubungan ahli waris adalah anak keturunan laki-laki, ini adalah budaya yang paling dominan untuk tata cara pernikahan tersebut.
Filosofi
Dalam agama Hindu dan kehidupan masyarakat adat Bali bertujuan untuk mencapai keseimbangan hidup yang santhi/damai yaitu kebahagiaan lahir dan bhatin.
Funfact
Dalam organisasi kemasyarakatan, kelompok masyarakat terkecil dikenal juga dengan istilah banjar Adat di atasnya bernama Desa Adat atau desa Pakraman yang menaungi masyarakat akan hak dan kewajiban dalam melakukan kegiatan adat. Di dalam sebuah desa adat atau desa Pakraman dan memiliki Pura Kahyangan Tiga yaitu Pura Dalem, pura Desa dan Pura Puseh.