KERIS
Ahmad Nur Halim | Juni 24, 2022
Sejarah
Keris merupakan senjata tikam golongan belati yg berasal dari Jawa yang memiliki ragam fungsi budaya yang dikenal di kawasan Nusantara bagian barat dan tengah. Bentuknya khas dan mudah dibedakan dari senjata tajam lainnya karena tidak simetris di bagian pangkal yang melebar, sering kali bilahnya berkelok-kelok, dan banyak di antaranya memiliki pamor (damascene), yaitu terlihat serat-serat lapisan logam cerah pada helai bilah.
Pada masa lalu keris berfungsi sebagai senjata dalam duel atau peperangan, sekaligus sebagai benda pelengkap sesajian. Pada penggunaan masa kini, keris lebih merupakan benda aksesori (ageman) dalam berbusana, memiliki sejumlah simbol budaya, atau menjadi benda koleksi yang dinilai dari segi estetikanya.
Asal usul keris belum sepenuhnya terjelaskan karena tidak ada sumber tertulis yang deskriptif mengenainya dari masa sebelum abad ke-15, meskipun penyebutan istilah "keris" telah tercantum pada prasasti dari abad ke-9 Masehi. Namun diperkirakan asal mula penyebutan kata "keris" merupakan singkatan bahasa Jawa dari "Mlungker-mlungker kang bisa ngiris", dalam bahasa Jawa berarti "(Benda) berliku-liku yang bisa mengiris/membelah (sesuatu)". Kajian ilmiah perkembangan bentuk keris kebanyakan didasarkan pada analisis figur di relief candi atau patung. Sementara itu, pengetahuan mengenai fungsi keris dapat dilacak dari beberapa prasasti dan laporan-laporan penjelajah asing ke Nusantara.
Filosofi
-
Filosofi pengerjaan
Keris dibuat oleh seseorang yang disebut empu dengan dibantu oleh beberapa pekerja. Proses pengerjaan ini menunjukkan bahwa manusia harus saling bekerja sama untuk mencapai tujuan hidup. Mereka juga harus berdoa kepada Tuhan sebelum memulai pengerjaan, yang menunjukkan bahwa manusia harus selalu memohon bantuan Tuhan agar setiap kegiatan dapat berjalan lancar. -
Filosofi bentuk
Keris terdiri atas 2 macam bentuk, yaitu bentuk lurus dan berlekuk. Lekukan pada keris disebut juga luk. Pada keris berlekuk, jumlah luk selalu ganjil. Makna yang dihadirkan dari jumlah ganjil tersebut adalah kondisi batin manusia harus disempurnakan dengan belajar dan beribadah agar hidup menjadi genap. -
Filosofi hubungan keris dan sarungnya
Keris disimpan dalam sarung berukuran presisi. Hubungan antara keduanya dapat digambarkan melalui filosofi Manunggaling Kawulo Gusti: yaitu persatuan, keselarasan, dan keharmonisan antara manusia dan Tuhannya maupun rakyat dengan pemimpinnya. Dari sanalah akan tercipta kehidupan yang damai dan sejahtera. -
Filosofi keris sebagai benda pusaka
Keris sebagai benda pusaka juga memiliki filosofi tersendiri. Pada zaman kerajaan di masa lampau, pemberian keris menjadi simbol kepercayaan raja kepada bangsawan keraton. Sang bangsawan harus mampu bersikap baik sebagai bukti bahwa beliau dapat dipercaya. Jika tidak, keris itu dapat diambil kembali oleh sang raja. -
Filosofi peletakan keris
Keris merupakan simbol kejantanan bagi laki-laki, khususnya laki-laki Jawa. Karenanya keris tidak pernah luput dipasang di tubuh saat upacara pernikahan. Keris tersebut disematkan di belakang pinggang sebagai representasi sifat orang Jawa yang lemah lembut dan hanya menunjukkan kekuatannya saat terdesak.
Funfact
- Bentuk awal keris adalah lurus
Pada awalnya bentuk keris adalah lurus. Namun seiring berjalannya waktu dan berkembangnya teknologi, bentuk keris berubah menjadi zig-zag. -
Setiap keris memiliki nama
Bukan hanya manusia atau hewan peliharaan yang memiliki nama, ternyata setiap keris juga memiliki nama. Contoh nama keris yang populer adalah keris Empu Gandring, Kyiai Setan Kober, Nagasasra dan Sabuk Inten, Taming Sari, dan lain-lain. -
Posisi penempatan keris berbeda-beda d tiap daerah
Tiap-tiap daerah memiliki perbedaan perihal posisi peletakan keris ketika digunakan. Di Jawa, pada masa perang, keris diletakan di pinggang bagian depan, menandakan bahwa pemilik keris tersebut siap untuk berperang atau bertarung, dan diletakan di pinggang bagian belakang ketika pada masa damai. Lain hal-nya dengan daerah Sumatera dan Kalimantan, keris diletakkan di pinggang bagian depan ketika dalam upacara-upacara kebesaran. -
Keris diakui UNESCO sebagai warisan dunia
Kita sebagai warga negara Indonesia bisa berbangga hati, karena keris dari Indonesia sudah mendapatkan pengakuan dari UNESCO sebagai warisan dunia. -
Keris masuk daftar senjata di game Shadow Fight
Shadow Fight merupakan game populer berbasis android yang diciptakan oleh perusahaan pengembang game asal Rusia, Nekki. Dalam game tersebut, keris hadir sebagai salah satu senjata yang bisa digunakan oleh player dalam memainkan game ini. -
Pernah muncul di film asing
Selain muncul di game yang berasal dari luar negeri, keris juga beberapa kali muncul di film asing. Contoh film yang menampilkan keris dalam beberapa scene-nya adalah Shanghai Knight, Idle Hand dan Teh Kick. -
Ada orang luar negeri yang mengkoleksi 300 buah keris
Marc Peeters, Pria berkewarga negara-an Belgia ini sangat mengagumi dan mencintai keris. Bukti kecintaannya terhadap keris. Ia memiliki koleksi keris sebanyak 300 buah.